Negeri Kailolo adalah negeri adat di Pulau Haruku yang dahulu merupakan bagian dari
kerajaan Islam Uli Hatuhaha, dikenal juga sebagai “Serambi Mekah”. Seluruh penduduknya
menganut agama Islam dan negeri ini menjadi salah satu dari empat negeri berpenduduk Muslim
di Pulau Haruku, dengan sejarah panjang penyebaran Islam sejak sekitar abad ke-8 hingga ke-14 M.
Selat Seram & Selat Haruku
Pegunungan
Negeri Kabauw
Negeri Pelauw
Berjarak ±125 km dari Kota Masohi (ibu kota Kabupaten Maluku Tengah) dan 7 km dari ibu kota
kecamatan. Luas wilayah 13,00 km² (8,67% dari luas Kecamatan Pulau Haruku), sebagian besar berupa
hutan dengan mata pencaharian utama di sektor perikanan, pertanian, dan perdagangan.
| Dusun | KK | Laki-laki | Perempuan | Jumlah |
|---|---|---|---|---|
| Dusun 1 | 278 | 556 | 626 | 1.182 |
| Dusun 2 | 206 | 384 | 418 | 802 |
| Dusun 3 | 225 | 455 | 453 | 908 |
| Dusun 4 | 290 | 657 | 662 | 1.319 |
| Total | 999 | 2.052 | 2.159 | 4.211 |
1.182
802
908
1.319
Usia produktif (16–44 tahun) merupakan kelompok terbesar kedua, menunjukkan potensi tenaga kerja yang besar bagi Negeri Kailolo.
Data 2025 • total 4.211 jiwa. Tingkat pendidikan SLTA mendominasi, sementara jenjang S2/S3 masih sangat sedikit (3 jiwa).
Data 2022 • sektor perdagangan (jalur laut & darat) dan pertanian menjadi mata pencaharian dominan, sejalan dengan potensi geografis negeri.
Mewujudkan Negeri Kailolo yang Religius, Adil, Makmur, Sejahtera dan Bermartabat”
• Infografis disusun sebagai gambaran umum, bukan dokumen resmi pengganti RPJM Negeri.
